Ahmad Dalhar : BUKTI TERGUGAT BANYAK YANG REKAYASA

Ahmad Dalhar SH.MH.

Kendal, delikjateng.com. Sidang gugatan Perdata atas sengketa peternakan di Desa Damarjati Sukorejo, antara Cong Handoko Cs Sebagai Penggugat melawan Cong Mulyadi Cs sebagai Tergugat telah berlangsung pada hari ini, Selasa, 27/08/19 di Pengadilan Negeri Kendal Jawa tengah.

Majelis Hakim Yang di Ketuai Oleh Irlina SH.MH, Dengan Anggota Majelis Ari Gunawan SH.MH, Robby Alamsyah SH.MH dengan Panitera Pengganti Sukmawati melanjutkan Sidang dengan No.04/Pdt.G/2019 PN KDL telah memasuki Babak akhir, Yaitu Pembacaan kesimpulan.

Sidang yang berlangsung beberapa menit tersebut, Majelis Hakim Memerintahkan Kedua PH untuk Menyerahkan Hasil Kesimpulan Selama Persidangan.

“Keputusan akan Kami bacakan pada tanggal 10/09/19, atau dua minggu dari sekarang, Selanjutnya sidang di tutup”, kata Ketua Majelis Hakim Irlina.

Ahmad Dalhar SH.MH.

Seusai sidang, A.Dalhar SH.MH Pengacara Penggugat kepada delikjateng.com menyampaikan rasa Optimismenya, Bahwa Majelis Hakim akan mempertimbangkan Fakta-fakta persidangan termasuk bukti-bukti yang kami sampaikan Kepada Majelis yang Mulia.

“Majelis Hakim akan bersifat Profesional dalam memutuskan kasus ini se-adil adilnya, Semua tentu berdasarkan bukti-bukti dan fakta-fakta di Persidangan”, ucap Pengacara Ramah itu.

Optimisme yang muncul tersebut didasarkan pada hasil penelusuran yang dilakukan oleh Dalhar Cs terhadap para pihak yang di sebut dalam persidangan oleh pihak Tergugat, Di antaranya pada bukti T-12, bukti T-13, dan bukti T-15.

Bahwa bukti T-12 yang dinyatakan oleh tergugat I dan tergugat II sebagai telah dilakukan pembagian waris adalah sama sekali tidak benar dan Bapak Tukiyo sama sekali tidak mempunyai hak dan Kewenangan atas tanah warisan dari Almarhumah Ibu Sumi seluas 1178 M2.

Begitu juga dengan bukti T-13 adalah sama sekali tidak benar karena Bapak Tukiyo tidak pernah datang ke Kantor Notaris Maria Nova Lenawati SH. MKn.MH adv.
Bapak Tukiyo juga menyatakan tidak pernah menandatangani Akta apapun yang dibuat oleh Notaris tersebut diatas dan juga tidak pernah menerima pembayaran uang apapun dari saudara cong Mulyadi Gunawan.

Selanjutnya Dalhar menambahkan bahwa bukti T-15 adalah akta pernyataan yang juga patut diragukan kebenarannya seperti halnya bukti T-13 dan bukti T-14 karena menggunakan KTP yang sudah tidak berlaku dan saudara Ahmad Mustofa tidak pernah datang di Kantor Notaris Maria Nova Lenawati SH. MKn.Adv serta tidak pernah menandatangani akta apapun yang dibuat oleh Notaris tersebut diatas dan tidak pernah mencabut atau membatalkan surat pernyataan tertanggal 30 Juni 2019 (lampiran 3).

“Maka dengan demikian semua bukti yang disampaikan oleh Tergugat baik itu bukti T-12, T-13 maupun bukti T- 15 patut diragukan kebenarannya oleh karena itu haruslah ditolak atau dikesampingkan”, Harap Dalhar.

A. Khozin.

Leave a Reply