LSM Soroti Dugaan Pungli Parkir di Kendal.

Kendal-Delikjateng.com. Para Aktifis Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM ) Kabupaten Kendal menyoroti kasus dugaan Pungutan Liar ( Pungli ) Parkir di Kabupaten Kendal. Hal ini mencuat setelah pihak Polres Kendal menangkap 2 ( dua) oknum preman sebagai tukang parkir di Pasar Weleri. ( Kamis, 1/7). Menurut Ketua LSM Vox Populi, Joko Wiyono menilai Kasus Premanisme di Pasar Weleri yg kini lagi dilidik dan disidik Sat Reskrim Polres Kendal harus dipantau, jangan hanya sigap menangkap preman “jalanan”, tapi preman “kantoran” juga harus dibasmi. ,”Biar hukum tidak tajam ke bawah tumpul ke atas, tidak tajam ke kanan tumpul ke kiri dan tidak tajam ke belakang, tapi tumpul ke depan,” ungkapnya. Sedangkan Ketua GNPK Kendal, Imam Subagyo untuk menjernihkan permasalahan ini mengajak para Aktivis LSM Kendal untuk beraudiansi dengan Dewan serta eksekutif terkait,” Untuk mensikapi terjadinya praktek Retribusi setoran Parkir yang diduga pungli masuk ke oknum Dishub, maka mengharap kepada Teman Aktifis dan LSM agar segera mensikapi untuk melakukan Audiensi dengan DPRD dan Pemerintah..agar ada jawaban dan solusi yang transparan terkait juga dengan manajemen perpakiran,” ungkap Imam. Ditempat terpisah Aktifis lainnya, Abdurrahman mengingatkan jangan sampai isu/kasus premanisme terkait pungli diperparkiran hanya buat menaikan sebuah lembaga yang saat ini lagi di intruksikan langsung oleh presiden ke kapolri, apalagi kendal terkenal dengan kota batu ( pelemparan batu kekaca mobil ) mulai gerak LSM untuk ngawal,” Jangan masyarakat yang menjadi korban pungli yang tidak tahu apa,” ungkapnya. Sebagaimana diketahui Polres Kendal telah merilis telah menangkap 2 ( oknum ) preman sebagai tukang Parkir yang diduga melakukan pungli di Pasar Weleri. Dan diduga dana hasil pungli tersebut telah disetor Rp 1,5 juta setiap bulannya ke Dishub Kendal. Namun setoran itu belum jelas ilegal atau memang setoran retribusi parkir sesuai perdanya,” Sudah dijelaskan dan tidak apa-apa , sudah selesai mas,” ungkap pihak Dishub Kendal saat dikonfirmasi Media ini. (Kamis, 1/7). ( TIM )

Leave a Reply