Sosialisasi Pemberantasan Pungli Sektor Pendidikan

Peserta sosialisasi pungli (foto suchafif)
Peserta sosialisasi pungli (foto suchafif)

TEMANGGUNG, delikjateg.com – Para Kepala Sekolah dari tingkat TK, SD,SMP dan SMA/SMK serta Kepala UPT se-Kabupaten Temanggung, mendapat sosialisasi soal pungutan liar (pungli), di gedung Graha Bumi Phala.

Wakapolres Temanggung selaku Ketua Satgas Saber Pungli, Kompol Prawoko menuturkan, Tim Satgas Saber Pungli tidak mengutamakan OTT, namun lebih mengedepankan pencegahan. Salah satunya dengan menggelar sosialisasi dan berdiskusi seperti sekarang ini.

“Pungli sendiri sudah menjadi budaya dari zaman dulu, tapi budaya yang jelek. Memang susah untuk merubah mainset, tetapi dengan niat saya yakin bisa dirubah dan ini harus diawali dari diri sendiri,” ujar Prawoko.

Meskipun Satgas Saber Pungli lebih mengedepankan tindakan pencegahan, Orang nomor dua di lingkungan Polres Temanggung ini menegaskan, agar tidak coba-coba melakukan praktek pungli di sekolahan.

“Siapapun yang terbukti terlibat pungli, baik pemberi maupun yang menerima, akan kami tindak tegas sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Sementara itu, Darmadi, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Temanggung mengapresiasi kepada Tim Saber Pungli yang sudah memberikan pencerahan kepada jajaran Kepala Sekolah.

“Saya mewakili rekan-rekan mengucapkan terimakasih, karena sosialisasi ini sangat bermanfaat. Ini merupakan langkah untuk pencegahan agar tidak terjadi penyimpangan, serta secara langsung turut serta membangun Kabupaten Temanggung, khususnya di lingkungan pendidikan secara akuntabel dan transparan,” katanya.

Sementara Bupati Bambang Sukarno berharap, para Kepala Sekolah mengetahui batasan-batasan yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

“Tidak usah takut dan ragu untuk menjalankan program, selagi sesuai prosedur dan tidak melanggar hukum serta peraturan perundang-undangan. Saya yakin bapak ibu semua tidak ada niat untuk melakukan pungli, yang ada ingin memajukan dunia pendidikan di Temanggung,” tutur Bupati.
(Suchafif Nur Rochman)

Leave a Reply