Pengangkatan Anggota DPRD Baru

pelantikan anggota DPRD yang baru filakukan di pendopo pengayoman

TEMANGGUNG, Delikjateng.com – pelantikan anggota DPRD Temanggung terpilih dilantik melalui Rapat Paripurna DPRD Temanggung yang dilaksanakan di Pendopo Pengayoman Temanggung. Selasa (20/8).

Rapat tersebut juga dihadiri oleh Buoati Temanggung M. Al Khadziq, dan Wakil Bupati Temanggung Heri Ibnu Wibowo, serta anggota forkopimda. Rapatpurna DPRD dengan agenda peresmian pemberhentian anggota DPRD masa keanggotaan 2014-2019 dan peresmian pengangkatan dan pengucapan sumpah/janji anggota DPRD masa keanggotaan 2019-2024.

Seusai peresmian, Sekretaris DPRD Kabupaten Temanggung, Bagus Pinuntun mengumumkan pimpinan sementara DPRD Kabupaten Temanggung sesuai peraturan perundangan, yang terdiri atas satu orang ketua dan satu wakil ketua yang berasal dari dua parpol yang memperoleh kursi terbanyak 1 dan 2.

“Ketentuannya memang seperti itu, ditunjuk pimpinan sementara,” ujarnya.

Berdasarkan ketentuan tersebut, dia menyebutkan Ketua Sementara DPRD Kabupaten Temanggung Gunawan Adi Purnomo dari PDI Perjuangan dan Wakil Ketua Sementara DPRD Kabupaten Temanggung adalah Matoha dari PKB.

“Pimpinan sementara DPRD bertugas memimpin rapat DPRD, memfasilitasi pembentukan fraksi, memfasilitasi penyusunan rancangan peraturan DPRD tentang tata tertib DPRD, dan memproses penetapan pimpinan DPRD definitif” katanya.

Bupati Temanggung M. Al Khadziq seusai pengakatan anggota DPRD Kabupaten Temanggung masa bakti 2019-2024 itu menyampaikan ucapan selamat kepada para anggota DPRD yang baru saja dilantik.

Ia berharap dengan DPRD yang baru ini dapat bersama-sama meningkatkan sinergitas yang lebih harmonis antara eksekutif dengan legislatif, sehingga bisa bersama-sama mengerjakan agenda-agenda di Kabupaten Temanggung di berbagai bidang untuk memajukan di bidang pendidikan, pengentasan kemiskinan, bidang pertanian, pengembangan pariwisata dan pembangunan manusia secara keseluruhan.

“Dengan DPRD yang baru bisa bekerja sama yang lebih baik lagi , kita bareng-bareng, fokus mengeroyok agenda yang sudah diputuskan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD),” katanya.

(Suchafif)

Leave a Reply