Panwaslu harus Bebas narkoba

Badan narkotika nasional (BNN) Temanggung melakukan tes urin kepada 71 calon Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan
Badan narkotika nasional (BNN) Temanggung melakukan tes urin kepada 71 calon Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan

TEMANGGUNG, Delikjateng.com – Badan narkotika nasional (BNN) Temanggung melakukan tes urin kepada 71 calon Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) pilkada serentak tahun 2018, Selasa (3/10). Tujuannya untuk menunjukan calon Panwaslu bukan pengguna narkoba.

Kegiatan tersebut meliputi tes fisik mengenai detak jantung kesehatan, esesmen atau tanya jawab yang meliputi kepribadiannya. Hasil dari tes urin ini bisa di ketahui secepatnya selama satu menit bisa di ketahui, dan akan di serahkan kepada Panwaskab Temanggung yang akan memberikan keputusan.

Kepala BNN kabupaten Temanggung. AKBP Renny puspita, SH. mengatakan, kegiatan ini tanpa pungutan biaya. Mengenai instruksi dari Bawaslu Provinsi menyangkut Integritas dari panwascam, mereka sebelum menyelenggarakan dalam bidang pengawasan pilkada harus terbebas narkoba baik, termasuk dari peserta calon bupati, calon gubernur dan calon anggora DPR juga harus melalui tes Narkoba.

Panwaskab bekerja sama dengan BNN untuk menciptakan panitia pengawas kecamatan dan kabupaten terbebas dari narkoba “ Bagaimana mau mengawasi ketika Panwaslu tidak juga bebas narkoba” ujar Fery Baihaki.

Masalah keterkaitan dengan konsekuensi pengawas pemilu kecamatan, akan yang terindikasi menggunakan narkoba, ditindak lanjuti dengan berkoordinasi dengan Bawaslu Provinsi sebagai sikap tunduk terhadap instruksi. Karena sebagai syarat anggota panitia pengawas pemilu kecamatan sebelum di lantik berdasarkan UU Nomor 7 tahun 2017 tentang semua anggota panitia pengawas harus bebas narkoba.

Kegiatan ini sekaligus dalam rangka membantu program pemerintah supaya Indonesia terbebas dari narkoba, agar kedepannya Indonesia semakin Baik. (suchafif nur rochman)

Leave a Reply