Oprasi Zebra Dimulai Hari Ini Selama 2 Minggu

Kapolres Temanggung AKBP Maeso Sugriwo
Kapolres Temanggung AKBP Maeso Sugriwo

TEMANGGUNG, delikjateng.com – Operasi Zebra Candi di Temanggung sudah dimulai hari ini, Rabu 01 November 2017 sampai Selasa 14 November 2017. Tujuannya untuk memililmalilsir angka laka lantas pelanggar lalullintas.

Oprasi digelar bersama gabungan dari TNI, dinas perhubungan dan satuan polisi pamong praja (satpol PP) sesuai dengan perintah dari amanat Kapol Lantas. Dari lalulintas 70 personil, sabara 50 personil, staf 30 personil, dan gabungan dari polsek Temanggung 250 personil yang akan di terjunkan ke jalan yang di bagi ke titik – titik seluruh kabupaten Temanggung.

Razia akan dilakuikan di titik – titik blackspot (titik rawanlaka) titik troublespot ( titik kemacetan) serta titik – titik zona kuning yang potensi pelanggaran cukup tinggi. Juga xona merah yang potensinya paling tinggi terutama di wilayah pegunungan di mana masyarakat masih belum sadar akan pentingnya budaya tertib lalu lintas.

Kapolres Temanggung AKBP Maesa Soegriwo mengatakan, titik – titik yang akan dilakukan razia nantinya akan di bagi rayon yang akan di tempatkan di berbagai wilayah kota, Koangan , Maduroso, Parakan, Sari ayam, Pringsurat, Perempatan Muntung.

Selain itu juga kita utamakan di wilayah rawan kecelakaan dan perbatasan. “Upaya yang kita lakukan lebih ke prefentif dan reprensif juga jadi berimbang,” tambahnya.

Kata kapolres, angka kecelakaan khususnya bulan ini madih relatif tinggi. Namun kualitas kecelakaan sudah berhasil di tekan, artinya kecelakaan tinggi ini relatif lebih banyak mengakibatkan korban material di banding korban jiwa.

Data terakhir pada Oktober 2017, terjadi 46 kecelakaan yang mengakibatkan 30 kerusakan meterial, 5 luka ringan, 5 luka berat, dan 6 orang masih di rawat di RS.

Sementara Kasat lantas Temanggung AKP Choirul Anwar menambahkan, terjadi banyak penurunan angka kecelakaan yang signifikan, mengingat banyak inovasi dan terobosan yang dilakukan oleh direktorat lalulintas yang dijabarkan di wilayah temanggung. ” Sampai bulan ini sudah ada 170 laka lantas yang paling banyak terjadi antara bulan September – Oktober” tambahnya.
(suchafif Nur Rochman)

Leave a Reply