Krisis Air Bersih di Temanggung Meluas

krisis air bersih
BPBD lakukan droping air bersih 10 tangki per hari (foto suchafif)

TEMANGGUNG,delikjateng.com – Sepuluh desa di enam kecamatan Kabupaten Temanggung, mengalami krisis air bersih. Sumur-dan sumber mata air yang biasa digunakan warga mengering tak bisa digunakan lagi, sehingga warga mengandalkan bantuan air bersih.

Desa yang terparah mengalami krisis ari bersih diantaranya Desa kemiri, Tepusen, dan Selopampang. Sedangkan kecamatan yang mengalami kekeringan terparah adalah Tlogopucang, Kandangan, dan Kaloran.

Diprediksikan, krisis air bersih yang ada di wilayah Temanggung akan semakin bertambah, mengingat puncak musim kemarau akan terjadi pada bulan Oktober mendatang.

Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Temanggung, Agus Sudaryono mengatakan, setiap hari telah melakukan droping air bersih rata-rata sepuluh truk tangki. Itu sudah berlabgsung hampir 15 hari.

” Total hingga saat ini keseluruhan bantuan air bersih dari BPBD yang sudah di salurkan kepada warga, tercatat sebanyak seratus empat puluh tujuh tanki air,” katanya kepada jurnalis delikjateng.com, Jumat (15/9).

Dia menghimbau warga masyarakat untuk menggunakan air bersih secukupnya dan menghemat air, untuk meminimalisir kekurangan air bersih seoerti saat ini.(suchafif )

Leave a Reply