Gubernur: Jadikan Medsos Untuk Media Promosi, Bukan Penyebar Hoax

Gubernur dialog dengan masyarakat
Gubernur dialog dengan masyarakat

TEMANGGUNG, delikjateng.com – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo selalu memanfaatkan media sosial (medsos) dalam menghadapi permasalahan warganya. Dia meminta terutama bagi UMKM, memanfaatkan media sosial untuk promosi.

” Terutama bagi UMKM, memanfaatkan media sosial untuk promosi. Jangan menggunakan medsos untuk menyebebarkan berita hoax,” katanya usai menggelar acara “Ngopi Gayeng Mas Ganjar” di halaman Kantor Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung.

Kata gubernur, selama ini selalu berkomunikasi dengan masyarakat, termasuk melalui medsos. ” Berbagai program seperti gubernur mengajar, ngopi bareng seperti ini, dan saya juga berkomunikasi dengan warga melalui media sosial,” katanya.

Program ngopi bareng ini memang sering dilakukan gubernur, sebagai cara berkomunikasi dengan masyarakat agar persoalan yang ada di daerah bisa terselesaikan. Materi yang di sampaikan dalam acara tersebut meliputi pengembangan UMKM daerah, agar masyarakat bisa semakin maju dan berkembang sendiri, tanpa bergantung kepada oran lain.

Dalam sesi tanya jawab, ada satu warga yang seusai mengajukan pertanyaan tentang cara pemasaran produk, orang tersebut langsung mendapatkan pelatihan di tempat.

” Presiden minta korporasi badan usaha milik tani di replikasi ke daerah-daerah. Untuk daerah Temanggung sendiri memiliki komoditas berupa kopi, agar petani bisa mengolah, memasarkan, membuat brand bagus, cita rasa khas, menambah nilai jual yang lebih tinggi kemudian mereka kita latih” katanya.

Ia mencontohkan ada warga yang ingin mempunyai sapi, tetapi dia tidak punya modal, maka orang tersebut langsung dipertemukan dengan Bank Jateng untuk menyelesaikannya.

Ada yang mempunyai produk tetapi tidak bisa menjualnya, maka disarankan lewat aplikasi yang dimiliki, yakni sadewa market. Sebenarnya hal-hal praktis seperti ini mendorong mayarakat untuk mengedukasi.

“Sebenarnya semua persoalan bisa diselesaikan dan melalui program ini bisa saling meledek, guyonan, saya sendiri minimal merasa seperti mereka, saya menjadi bagian dari mereka, mereka tidak sungkan kepada saya, bisa marah-marah pada saya. Hal seperti ini justru `ngangeni` bagi saya,” katanya.

Acara gubernur dilanjutkan mampir di sejumlah obyek wisata pada kegiatan Nggowes Bareng Mas Ganjar, bersama komunitas pecinta sepeda. Mereka mengawali bersepeda dari Kecamatan Bulu dan berakhir di Kecamatan Kandangan denga jarak tempuh sekitar 30 km.(suchafif nur rohman)

Leave a Reply