Angin kencang dan Tanah Longsor menimpa warga Temanggung

himbauan waspada bencana alam

TEMANGGUNG, delikjateng.com – Mengahdapi cuaca ekstrim, warga masyarakat di wilayah Temnggung diminta mewaspadai hujan lebat disertai angin kencang. Pada Minggu (17/3) kemarin, sejumlah desa diterjang angin kencang dan tanah longsor.

Beruntung peristiwa bencana alam tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka. Kendati demikian, angin kencang yang menerjang rumah Ponidin (55) mengalami kerugian meterial sekitar Rp. 5.000.000. hujan lebat disertai angin kencang terjadi di Dusun Kemiri Desa Getas Kecamatan Kaloran.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Temanggung, Gito Walngadi mengungkapkan, angin kencang terjadi saat hujan lebat mengguyur wilayah Temanggung, angin kencang terjadi di Dusun kemiri sekira pukul 15.00 WIB.

Pada hari yang sama, tebing dengan tinggi 6 meter dan panjang 10 meter mengalami longsor dan rumah milik Bapak Sutarno warga Dusun Banjarsari RT.001/RW.001 Desa Banjarsari Kecamatan Bejen Kabupaten Temanggung tertimpa reruntuhan. Akibatnya bagian belakang rumah mengalami kesurakan.

Tanah longsor tersebut terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah Temanggung sehingga tebing dengan tinggi 10 meter tersebut tak kuat menahan derasnya air hujan sengga mengalami longsor dan mengakibatkan kerugin material

” Taksiran sementara kerugian yang ditimpa pak Sutarno kurang lebih sekitar Rp. 10.000.000. kami bersama dengan TNI dan warga sekitar membantu membersihkan material longsoran” katanya.

Ia juga menghimbau kepada warga masyarakat agar mewaspadai bencana alam seperti tanah longsor dan terjangan angin kencang bila terjadi hujan lebat. Sebisa mungkin untuk mengamankan barang berharga dan dokumen lainnya agar dapat diselamatkan sewaktu terjadi bencana.

(suchafif)

Leave a Reply