2.370 Pelanggar Lalin Terjaring Selama Operasi Zebra 2

Operasi Zebra 2 di Temanggung siang tadi (foto suchafif)
Operasi Zebra 2 di Temanggung siang tadi (foto suchafif)

TEMANGGUNG, delikjateng.com – Operasi Zebra 2 yang digelar Polres Temanggung sejak 2 November, berakhir Selasa (14/11). Siang tadi razia gabungan dari polisi dan Dinas Perhubungan di Jl. Diponegoto Temanggung, dengan menjaring kurang lebih 270 pelanggaran

Dari beberapa pelanggaran, banyak yang tidak memiliki SIM, membawa STNK, kelengkapan motor, dan tidak mengenakan sabuk pengaman untuk pengemudi mobil. Sore tadi kurang lebih 20 pengemudi mobil yang di tilang polisi, dan 10 pengemudi di tilang karena KIR dan cek fisik sudah tidak berlaku

Dari data terakhir yang di himpun dari Kapolsek, jumlah pelanggar mulai dari tanggal 2 sampai 4 November mencapai 2370 pelanggar lalu lintas, samapi saat ini tidak ada tindak pidana curanmor yang terjaring, semua murni pelanggaran lalu lintas

KBO Satlantas Polres Temanggung Iptu Sugihartono mengatakan, mayoritas pelanggaran tidak memililki SIM antara umur 15 – 20 tahun. Pelanggaran yang paling banyak tidak membawa helm banyak di wilayah pedesaan. Untuk pelanggaran pengesahan STNK rata – rata di daerah Parakan, Ngadirejo, dan Candiroto, kemudian untuk wilayah Pringsurat paling banyak di Wilayah jalan tembus yang kebanyakan karyawan pabrik.

Selain itu pelanggar lawan arus juga terjaring razia ini, mereka berasalan cuman mau kedepan sebentar dengan memakai jalur lambat, padahal jalur lambat hanya di peruntukan bagi kendaraan tidak ber mesin

Tidak sedikit juga yang berbalik arah ketika melihat ada razia gabungan dari Polisi, tindakan ini sangat membahayakan diri sendiri dan pengendara lain, kegiatan razia ini di nilai sudah efektif untuk meminimalisir angka kecelakaan yang terjadi akibat pelanggaran lalu lintas

Bagi pelanggar yang tidak bisa mengikuti sidang di pengadilan bisa memanfaatkan program E-tilang yang di adakan oleh pihak kepolisian, dengan cara meminta blanko tilang berwarna biru kemudian minta nomor prifa langsung ke bank BRI untuk membayar denda kemudian menyerahkan bukti pembayaran yang akan di kirim ke pengadilan dan barang bukti bisa di ambil saat itu juga.
(Suchafif Nur Rochman)

Leave a Reply