FJG berikan Award untuk Tiga LSM di Jateng

Semarang-DJ. Forum Jateng Gayeng (FJG) yang merupakan Induk  Ormas dan LSM di Jateng telah memberikan penghargaan (Award) kepada 3 (tiga) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang dianggap telah berkifrah terbaik untuk Masyarakat Jawa Tengah di Aula Kesbangpol Jateng di Semarang. (Kamis, 17/10).

Ketiga LSM yang mendapat Award yaitu LPBHNU Kudus dengan nominasi pertama pengumpul masa mencapai 35 ribu orang di Simpang Tujuh Kudus dengan dana patungan secara mandiri, Kemudian LSM nominasi kedua diberikan kepada LSM Garis Jalan Lurus yang mampu melakukan Demo sebanyak 32 kali dan bisa beraudiansi sebanyak 21 kali dengan berbagai lembaga di Jawa Tengah. Sedangkan LSM dengan Nominasi Penggagas terciptanya Kampung Pancasila yang dapat apresiasi mulai tingkat daerah hingga Nasional yaitu LSM Gapura.

Menurut Ketua FJG, Akhmad Robani Albar, SH penghargaan ini diberikan kepada Ormas dan LSM sebagai apresiasi atas kinerjanya yang luar biasa,” Jangan dilihat barangnya, tapi ini penghargaan Kami untuk LSM dan Ormas yang berprestasi dan berkinerja baik,” ujarnya.

Dan Robani juga berharap tahun depan ada LSM atau Ormas lainnya yang bisa mendapat penghargaan sebagaimana yang diterima 3 (tiga) LSM saat ini,”‘Kami terus memacu agar semua LSM bisa bergerak maju  dan Insya Allah tahun depan ada dana stimulus bagi kegiatan LSM,”‘jelasnya.

Sementara itu Pembina GJG, Joko Wahyudi yang masih berada diluar kota sempat menyampaikan apresiasinya atas kegiatan FJG untuk turut memperkuat NKRI dari Faham Radikal,” Kami bangga atas kegiatan FJG, semoga bisa lebih maju. Terutama untuk turut menjaga keutuhan.NKRI,” ujarnya.

Sedangkan Nara Sumber Saresehan FJG, Rahmat Da’wah menjelaskan bahwa terjadinya beberapa peristiwa yang terjadi di Indonesia, salah satunya disebabkan adanya idiologi Asing yang sengaja untuk merongrong kedaulatan RI,” Mereka tidak henti-hentinya untuk melakukan Neo Imperialisme di Indonesia dengan berbagai cara, baik dengan Infiltrasi hingga Invasi secara Modern,” ujarnya.

Dan Rahmat juga menegaskan, Pihak Asing  melakukan Neo Imperialisme ini semata-mata untuk menguasai Sumber Daya Alam Indonesia yang melimpah nan Kaya Raya,” Indonesia kaya Sumber Daya Alamnya dan Letaknya secara Geografis cukup strategis untuk perdagangan dunia, makanya Pihak Asing banyak yang tergiur untuk menguasainya,” imbuhnya.

Dalam penelusuran Media ini, FJG sejak berdirinya beberapa tahun lalu telah melakukan berbagai kifrahnya untuk turut memajukan Jawa Tengah dengan 400 LSM dan Ormas yang menaunginya yang tersebar diberbagai Kabupaten/ Kota di Jawa Tengah.

(TIM)

Tinggalkan Balasan