Status Kawah Sileri Naik Waspada, Warga Sekalam dan Kepakisan Agar Diungsikan

Kawah Sileri di Dataran Tinggi Dieng
Kawah Sileri di Dataran Tinggi Dieng

BANJARNEGARA,delikjateng.com – Hasil analisis data visual dan instrumental serta mempertimbangkan potensi ancaman bahayanya, status Kawah Sileri di Dataran Tinggi Dieng Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, dinaikkan dari normal menjadi waspada.

Penetapan itu dikeluarkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologisejak hari Kamis (14/5), pukul 23.00 WIB. Penaikkan status Kawah Sileri itu dari normal (Level I) menjadi waspada (Level II).

Kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Dieng, Surip, dengan peningkatan aktivitas vulkanik di Kawah Sileri, PVMBG merekomendasikan masyarakat dan wisatawan untuk tidak mendekati Kawah Sileri pada jarak 1.000 meter dari bibir kawah.

Bagi masyarakat yang berada di dalam radius 1 kilometer dari bibir Kawah Sileri, yakni warga yang bermukim di Dusun Sekalam dan Desa Kepakisan, Kecamatan Batur, Banjarnegara agar diungsikan sementara ke tempat yang aman.

” Sedangkan objek wisata lainnya di Dataran Tinggi Dieng tetap aman dikunjungi wisatawan karena peningkatan aktivitas hanya di Kawah Sileri,” katanya saat dihubungi Antara dari Purwokerto, Jumat (15/9).

PVMBG telah merekomendasikan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan BPBD Kabupaten Banjarnegara, BPBD Kabupaten Wonosobo, serta BPBD Kabupaten Batang agar selalu berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi atau melalui Pos Pengamatan Gunung Api Dieng di Desa Karangtengah, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara.(*)

Leave a Reply