Pemkot Magelang Bantah Simpan Uang Trilyunan

apbd magelang
Sugiharto ketika memberikan penjelasan kepada wartawan

Magelang,delikjateng.com – Sekretaris Daerah Kota Magelang, Sugiharto membantah catatan Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, bahwa Kota Magelang termasuk salah satu dari lima kota yang memiliki simpanan perbankan sebesar Rp1,18 triliun hingga akhir Juni 2017.

“Tidak benar kalau pemkot memiliki simpanan dana di bank sampai triliunan rupiah,” kata Sugiharto kepada para wartawan Selasa (1/8).

Bantahan itu disampaikan sebagai klarifikasi mengenai simpanan dana pemkot yang ada di bank. Menurut catatan Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Kota Magelang termasuk salah satu dari lima kota yang memiliki simpanan perbankan sebesar Rp1,18 triliun hingga akhir Juni 2017.

Dalam hal ini pemkot memandang perlu memberikan klarifikasi, agar masyarakat paham dan mengerti perihal simpanan dana tersebut. Jangan sampai timbul anggapan bahwa Pemkot Magelang memiliki dana yang mengendap di bank sampai triliunan.

Kata Sugiharto, Anggaran Pendapatan Belanja daerah (APBD) Kota Magelang Tahun Anggaran (TA) 2017 sebesar Rp907 miliar. Dari anggaran tersebut dialokasikan untuk belanja tidak langsung Rp 347 miliar dan belanja langsung sekitar Rp560 miliar.

“Persentase terbesar ada di belanja langsung karena untuk membiayai kegiatan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Setiap bulan pemkot rutin mengirimkan laporan realisasi anggaran ke Kemenkeu melalui email. Laporan dikirim setiap tanggal 20 bulan berikutnya sehingga capaian realisasi dari Kota Magelang dapat diketahui langsung oleh pusat.

Capaian realisasi anggaran Pemkot Magelang hingga akhir Juni 2017 mencapai Rp283 miliar dengan rincian ralisasi belanja tidak langsung sebesar Rp125 miliar dan belanja langsung Rp158 miliar sehingga sisa dana APBD sekitar Rp623 miliar.

Dana tersebut termasuk dana transfer dari pemerintah pusat yang belum ditransfer ke daerah. Dari hal itu, tidak benar kalau pemkot memiliki simpanan dana di bank sampai triliunan.

Sebelumnya Dirjen Perimbangan Keuangan Kemenkeu mencatat posisi simpanan pemda di perbankan pada akhir Juni 2017 mencapai Rp222,6 triliun, terdiri atas giro, deposito maupun tabungan. Ada lima Provinsi, lima kabupaten dan lima Kota tercatat memiliki simpanan perbankan terbesar hingga akhir Juni 2017.(rafael)

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan