Jajanan Ringan Tercampur Zat Berbahaya

Petugas Dinas Kesehatan Kota Magelang menunjukkan makanan yang diperiksa secara laboratorium di Pasar Rejowinangun
Petugas Dinas Kesehatan Kota Magelang menunjukkan makanan yang diperiksa secara laboratorium di Pasar Rejowinangun

Liputan Achmad K Rafael

MAGELANG,delikjateng.com- Sejumlah jajanan dan makanan ringan mengandung zat berbahaya di temukan di sejumlah lapak Pasar Rejowinangun Magelang. Diantaranya tercampur zat pewarna pakaian (rodamin B) serta formalin.

Itu terungkap dalam operasi yang dilakukan Tim Dinas Kesehatan Magelang baru-baru ini. Melalui pemeriksaan dengan peralatan laboratorium di Pasar Rejowinangun Kota Magelang, tim Dinas Kesehatan Kota Magelang menemukan beberapa jajanan dan makanan mengandung zat berbahaya itu.

Temuan itu ditindaklanjuti dengan langkah pembinaan terhadap para pedagang, dan koordinasi dengan instansi lain, diantaranya Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Magelang.

Kepala Seksi Farmasi, Makanan-minuman dan Alat Kesehatan pada Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Magelang, Dumaira, kepada wartawan mengatakan, ada beberapa jenis makanan dan jajanan yang diambil secara sampling. Sejumlah makanan dilakukan pemeriksaan secara laboratorium di Pasar Rejowinangun, diantaranya bakmi basah, wajik Bandung, ikan teri, bakso maupun lainnya.

Namun untuk pemeriksaan terhadap bakmi basah yang dibeli di salah satu lokasi di Pasar Rejowinangun, tidak terkandung adanya bahan pengawet atau tidak mengandung formalin. Sedangkan pemeriksaan terhadap wajik Bandung, diketahui mengandung zat pewarna atau Rodamin B, demikian juga cendol, serta teri nasi hasilnya positif mengandung formalin.

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan