GNPK Pekalongan Laporkan Dana Desa Ke Polda dan BPK Jateng

GNPK Kabupaten Pekalongan, melaporkan penggunaan dana desa dibeberapa Desa di Kabupaten Kendal ke Polda dan BPK
GNPK Kabupaten Pekalongan, melaporkan penggunaan dana desa dibeberapa Desa di Kabupaten Kendal ke Polda dan BPK

KENDAL, delikjateng.com. – Tim Satuan Tugas (Satgas) Pemantau Dana Desa Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Kabupaten Pekalongan, melaporkan penggunaan dana desa dibeberapa Desa di Kabupaten Kendal ke Polda dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Jawa Tengah di Semarang, Rabu (18/10).

Ketua GNPK, Yunianty mengatakan, hasil pengamatan, penggunaan dana desa diwilayahnya kurang efektif. ” Kami telah keliling ke desa-desa, banyak ditemukan proyek yang amburadul, dan tidak transparan penggunaan dananya. Temuan itu kami adukan ke Semarang,” ujarnya, Rabu (18/10).

Senada juga disampaikan rekan anggota Satgas Desa lainnya, Zaelani. Dia merasa perihatin atas penggunaan dana Desa yang salah kaprah, “Ada temuan dana desa digunakan untuk beli sapi mantunya, mobil dan rumah,” ujarnya.

Namun Zaelani juga mengamati ada Desa yang dikategorikan baik dan transparan dalam pengelolaan dana Desanya. Berarti hasil pengamatannya, tidak semua desa buruk dalam menggunakan dana desa.

” Kami menantau juga yang baik. Ini yang mestinya diberi penghargaan,” tambahnya tanpa merinci desa yang baik pengelolaan dana desanya.

Sementara itu pihak BPK RI, Yuni merespon positif atas peran partisipasi masyarakat untuk mengadukan berbagai temuan dalam penggunaan dana Desa. “Silahkan aduan disampaikan ke kami secara tertulis. Memang ada saluran serta mekanismenya,” tuturnya.

Sebelumnya Kepala Perwakilan BPK RI Jawa Tengah, Hery Subowo menyatakan akan menerima aduan dari Masyarakat. ” Semua aduan dari Masyarat kami terima. Tapi tidak semua aduan di tindak lanjuti. Karena pernah ada aduan dari Kecamatan di Salatiga, di tindak lanjuti tapi tidak jelas,” tuturnya saat acara Media Workshop di Semarang, Rabu (18/10).

Tim Satgas Desa GNPK Kabupaten Pekalongan ini menyambangi Direskrimsus Polda Jateng hanya diterima pihak resepsionis, dengan sampaian aduannya yang akan di tindak lanjuti pihak Direskrimsus Polda Jateng.

Selama ini para aktivis GNPK Kabupaten Pekalongan Jawa Tengah cukup gigih dalam melakukan pemberantasan Korupsi di wilayahnya, termasuk secara rutin melakukan pemantauan penggunaan dana desa dari desa ke desa di Kabupaten Pekalongan.

Tujuannya membantu pemerintah agar terselamatkan uang Negara yang kini bergulir diperdesaan, sebagaimana kasus dana desa di Desa Randusari Kecamatan Doro, yang akhirnya sisa dana proyek jalan di desa tersebut di kembalikan ke kas Desa.

” Kemarin di rapat Desa dana sebesar Rp. 98 juta yang merupakan sisa lebih proyek jalan desa di kembalikan ke kas Desa,” ungkap sumber media ini di Desa Sumbersari. (tim biro pantura)

Leave a Reply