Galian C di Kecamatan Kemalang Diduga Belum Kantongi Izin

Galian C Kemalang

Klaten, delikjateng.com- Galian C di Kecamatan Kemalang Klaten diduga menyalahi aturan dan melanggar Perda Kabupaten Klaten.
Pasalnya, lahan yang semestinya diperuntukkan untuk tanaman atau kebun malah dikeruk dan diambil pasir dan batunya, menyerupai waduk, berkedalaman sekitar 4-5 meter.

Selain mengakibatkan kerusakan lingkungan juga menimbulkan dampak yang membahayakan. Ironisnya, pihak terkait termasuk Dinas Lingkungan Hidup(DLH) setempat membiarkan penambangan itu beroperasi.

“Saya miris melihatnya. Mengapa pihak terkait membiarkan hal ini. Tidak jelas diketahui apakah pihak Distamben Jateng sudah mengetahui situasi ini atau tidak,” kata seorang warga setempat, berinisial Sur, Jumat (22/5).

Sur meminta, instansi terkait dan penegak hukum bertindak untuk menghentikan galian C yang diduga ilegal ini.
“Tolong jangan tutup mata. Jangan ada oknum aparat yang bermain di penambangan galian C di Kabupaten Klaten ini,” ujar Sur.

Sur menyesalkan dinas terkait sengaja membiarkan adanya penambangan yang diduga ilegal ini tanpa memperhatikan akibat yang ditumbulkannya.

“Bupati Klaten harus turun tangan untuk memantau hal ini,” tandas Sur.

Seperti diketahui, izin yang wajib dimiliki dalam kegiatan usaha pertambangan sesuai pasal158 UU No 4 tahun 2009 adalah izin usaha pertambangan ( IUP ) dan izin pertambangan rakyat ( IPR ) atau izin usaha pertambangan kusus ( IUPK ).

Adapun untuk kegiatan penampungan, pemanfaatan, pengelolaan, penjualan hasil pertambangan sesuai pasal161 UU No 4 tahun 2009 bila mana setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP, IPR, ATAU IUPK, sebagaimana di maksud dalam pasal 37, pasal 40, ayat ( 3 ), pasal 48, pasal 67 ayat ( 1 ), pasal 74, ayat ( 1 ), ayat ( 5 ) , dipidana dengan pidana, penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak, Rp.10 Miliar.(Tim)

Leave a Reply