Dugaan Korupsi Kades Sumbersari semakin menggurita

                        Ngecek ketebalan jalan, kejaksaan
Ngecek ketebalan jalan, kejaksaan

KENDAL, delikjateng.com – Setelah dilakukan penelusuran dilapangan oleh pihak Kejaksaan negeri Kendal atas kasus dugaan korupsi Desa Sumbersari, Kecamatan Ngampel, Kabupaten Kendal, kini nampaknya semakin memanjang dan meluas. Karena banyak juga proyek-proyek lainnya ditemukan ada kejanggalan, bahkan ada yang diduga fiktif.

Seorang Tokoh Masyarakat Desa Sumbersari, Slamet (51), yang merupakan seorang warga desa setempat yang memaparkan kasus demi kasus di desa itu mulai terkuak. Dari mulai betonisasi yang di duga tidak sesuai dengan RAB. Kemudian muncul lagi kasus lain, yaitu ganti rugi aset desa yang terkena jalan Tol berupa ganti rugi Bangunan SD Sumbersari 1, Balai desa dan gedung TK. ”Ganti rugi dan harga tanahnya dibidang 93 senilai Rp. 2,4 Milyar , itu belum masuk hitungan ke kas desa,” ungkapnya

Hal itu dibenarkan Kepala sekolah SDN 1 Sumbersari, Masrur yang mengatakan kepada Slamet, Kalau bangunan SD sudah dianggarkan sebesar Rp 1,7 miliar. Padahal belum di Apresial dan juga belum masuk desa, tapi sudah di anggarkan. Sedangkan rencananya gedung SD akan segera digusur bulan Oktober.

Semua muridnya akan di pindahkan ke madrasah dengan cara menyewa, termasuk juga perabotan serta mebelair sekolah dengan menambah sewa 5 (lima) rumah. Padahal ganti rugi belum diterima pihak sekolah. Hingga kini belum jelas bagaimana cara penghitungannya, padahal september ini sudah ada dana masuk untuk ganti ruginya senilai Rp 2,4 Milyar.

Sementara itu Kades Sumbersari, Jarwo, saat dikonfirmasi terkait kasusnya melalui handphonenya, hingga ditulisnya berita ini belum membalas.

Sebelumnya diperoleh keterangan, temuan Kejari Kendal akan segera disampaikan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jateng, guna diaudit kerugian keuangan negaranya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, terkuaknya kasus korupsi dana desa di Sumbersari ini bermula dari adanya aksi ratusan warga desa yang menuntut agar Bupati Kendal mencopot kepala desa Sumbersari dari Jabatannya, karena diduga telah melakukan korupsi dana desa

Mereka melaporkannya ke Kejaksaan Negeri Kendal agar kasusnya diusut tuntas. Kemudian pihak kejaksaan dibantu inspektorat kendal serta instansi tehnis lainnya secara marathon untuk membongkar kasus korupsi ini hingga melakukan investigasi dilapangan. ( Novi/Lendra)

Leave a Reply