Pentas Seni Warga Kendal di Batam Sedot Ribuan Warga

pentas seni dan budaya

BATAM, delikjateng.com,- Ribuan warga Kendal yang ada di Batam Kepulauan Riau, mengikuti pagelaran pentas seni dan budaya, yang berada di Ball Room Golden Pesan Kota Batam. Ribuan warga Batam berantusias untuk melihat kesenian Tradisional Kabupaten Kendal, dihadiri Walikota Batam, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau dan Bupati Kendal, Sabtu (24/11) lalu.

Pagelaran Pentas seni dan Budaya tersebut diadakan atas kerjasama antara Pemerintah kita Batam Dan Kabupaten Kendal. Dalam acara, dihadiri ribuan warga Kendal yang berada di kota Batam.

Selain itu, untuk saling mengenalkan kesenian tradisional kabupaten Kendal dengan kota Batam. Sebab banyak warga Kendal yang berada di kota Batam. Ada sekitar limabelas ribu warga asal Kendal yang merantau dan tinggal di Batam.

Untuk itu pemerintah kabupaten Kendal menjalin hubungan kerjasama dengan pemerintah kota Batam. Dengan melakukan pagelaran Pentas seni dan Budaya. Bahkan ada beberapa warga Kendal yang menjadi seorang pejabat di Batam.

Kegiatan itu juga menjadi ajang silaturahmi dengan ribuan warga asal kabupaten Kendal baik yang sudah menjadi warga Batam maupun yang hanya bekerja. ikut serta dalam rombongan itu Wakil ketua DPRD Kendal Sekda Kendal dan sejumlah kepala kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Kendal.

Meraka menikmati pentas seni dan budaya Kendal yang menampilkan kisah Babad kabupaten Kendal dan di sajikan dalam bentuk opera tradisional alias ketoprak. Mirna mengaku bahagia dengan sambutan yang meriah dan antusias oleh warga asal kabupaten Kendal yang ada di kota Batam.

Ketua Ikatan keluarga besar Kendal (IKBK) kota Batam Joko Mulyono yang juga anggota DPRD kota Batam mendukung penuh apa yang dikehendaki pemkab Kendal.

Bupati Kendal Mirna Anisa mengatakan bahwa kegiatan ini sebagai bentuk kerjasama antara pemerintah Kabupaten Kendal dengan pemerintah kota Batam. Bahkan dengan adanya pentas seni Budaya ini semua peralatan kesenian daerah seperti barongan gamelan dan pakaiannya di tinggal kan di kota Batam sebagai aset Pemkot untuk melestarikan kesenian kabupaten Kendal.

Kegiatan ini rencananya akan di agendakan namun karena biaya yang cukup besar maka hal ini akan dikaji ulang apakah akan di lakukan tiap tahun sekali

(Novi)

ads

Related posts

Tinggalkan Balasan