Lebaran, Tiga Rumah Rusak Akibat Angin dan Longsor

Liputan Tim Biro Banyumas

 

BANYUMAS,delikjateng.com – Hari pertama lebaran, diwarnai bencana alam longsor dan angin kencang  di Kabupaten Banyumas dan Cilacap. Tiga rumah ambruk dan rusak, namun tidak menimbulkan korban jiwa manusia.

 

Rumah yang ambruk milik Daryono, warga Kelurahan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap. Ambruknya rumah itu selain akibat angin kencang, diduga juga akibat kondisi rumah sudah rapuh.

 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap Trikomara mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu 25 Juni 2017. Rumah terpaksa dirobohkan karena kondisinya membahayakan penghuninya.

 

Petugas dari BPBD bersama warga setempat bergotong royong membangun kembali rumah yang ambruk. “BPBD membantu logistik berupa material bahan bangunan dan makanan untuk warga yang kerja bakti. Sehingga, pemilik rumah bisa menempatinya lagi,” jelas Trikomara.

 

Sementara tanah longsor menimpa dua rumah Desa Tlaga, Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas. Longsor dipicu hujan deras yang mengguyur Banyumas pada Minggu malam.

 

Komandan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banyumas Heriyana Ady Candra menjelaskan, tebing setinggi 15 meter longsor menimpa rumah milik Camiarto (70) dan Risyanto Risun (48), warga setempat.

 

“Tanah tebing yang longsor langsung mengenai dinding rumah Camiarto hingga jebol sepanjang 6 meter. Longsor juga merusak dinding kamar mandi dan dapur,” katanya.

 

Petugas gabungan dibantu warga kerja bakti menyingkirkan material longsoran bersama warga.

 

Kabupaten Purbalingga dan Banjarnegara diprakirakan masih akan diguyur hujan cukup tinggi berkisar 150-300 milimeter. BMKG berharap Pemkab dan warga yang tinggal di wilayah rawan longsor dan banjir untuk tetap waspada.

Tinggalkan Balasan